Uncategorized

7 Tanaman Obat Orisinil Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

Tanaman obat di Indonesia umum dimanfaatkan untuk menciptakan jamu. (Foto: iStock) Tanaman obat di Indonesia umum dimanfaatkan untuk menciptakan jamu. (Foto: iStock)

JakartaTanaman obat ialah tumbuhan yang diketahui mempunyai manfaat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Di Indonesia sendiri ada bermacam-macam jenis tumbuhan obat yang berdasarkan penelitian memang ampuh menyehatkan.

Imunolog sekaligus peneliti herba Profesor dr Edi Dharmana, MSc, PhD, SpParK, dari Universitas Diponegoro menyampaikan tumbuhan obat sering dimanfaatkan alasannya gampang ditemukan di Indonesia. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang melaksanakan domestikasi tumbuhan (membudidayakan tumbuhan liar ke dalam lingkungan sehari-hari).

“Obat-obat herbal itu memang sejarahnya sudah lama, mungkin ribuan tahun digunakan orang seluruh dunia termasuk di Indonesia,” kata Prof Edi beberapa waktu lalu.

Nah tumbuhan obat apa saja yang terkenal di Indonesia dan bagaimana khasiatnya? Simak rangkuman detikHealth berikut:


Temulawak termasuk tumbuhan obat yang terkenal di Indonesia.Temulawak termasuk tumbuhan obat yang terkenal di Indonesia. Foto: M Reza Sulaiman

1. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)

Temulawak ialah tumbuhan obat yang masih satu keluarga dengan jahe. Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut jikalau temulawak digunakan lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar, menjadikannya sebagai tumbuhan obat unggulan dari Indonesia.

“Temulawak tercatat merupakan tumbuhan orisinil Jawa, dan karenanya mulai menyebar dan ditemukan juga di Asia Tenggara, Indocina, Tiongkok, Jepang, Korea, hingga Barbados dan Amerika Serikat. Dari semua itu, temulawak terbaik tetap yang berasal dari Indonesia,” tutur Roy.

Dijelaskan Roy bahwa temulawak mempunyai banyak manfaat. Selain terkenal untuk menambah nafsu makan dan menjaga sistem kekebalan tubuh, temulawak juga berfungsi untuk memelihara fungsi hati, antioksidan, memperbaiki fungsi pencernaan, hingga bisa menurunkan kadar lemak dalam darah.

2. Saga (Abrus precatorius)

Tanaman obat Saga bisa dengan gampang ditemukan di pinggir jalan. Menurut Kepala Pengelola Kampoeng Djamoe Organik Cikarang Heru Wardana daun saga bisa digunakan sebagai obat batuk atau persoalan tenggorokan.

“Bisa ambil daunnya, kunyah, kemudian lepeh. Untuk ibu hamil juga bisa, alasannya efeknya ke tenggorokan aja nggak hingga badan. Makara jangan jadikan jamu kambing hitam pada ibu hamil,” tutur Heru.

3. Bangle (Zingiber cassumunar)

Bangle ialah tumbuhan obat berbatang semu, tumbuh tegak, dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Bangle masih satu keluarga dengan temulawak, kunyit, kencur, dan jahe.

Menurut buku “Tanaman Obat Keluarga” Bangle mengandung mineral, albumin, dan minyak atsiri yang membuatnya mempunyai kegunaan sebagai antiradang meredakan nyeri hingga demam.

4. Meniran (Phyllanthus urinaria)

Meniran merupakan tumbuhan semak biasa ditemui di lapangan maupun pinggir jalan. Keberadaannya seringkali diabaikan alasannya kerap dianggap tumbuhan liar, padahal bergotong-royong tumbuhan obat ini mempunyai banyak manfaat.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, mengungkapkan meniran merupakan herbal yang sudah terbukti membantu penyembuhan ketika flu. Sebab, kandungannya sanggup membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

“Karena sanggup membantu meningkatkan daya tahan tubuh, maka ketika batuk sanggup juga membantu mempercepat pemulihannya,” ujar dr Helmin kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

5. Seledri (Apium graveolens)

Daun seledri yang sering dimanfaatkan sebagai materi makanan sebetulnya ialah tumbuhan obat dengan manfaat bisa menurunkan hipertensi. Seledri berdasarkan beberapa andal tengah dikembangkan sebagai fitofarmaka, yaitu obat dari materi herba yang terbukti keamanan dan khasiatnya dikarenakan telah melalui uji klinik.

Tanaman obat mengkudu sering disebut baik untuk diabetes.Tanaman obat mengkudu sering disebut baik untuk diabetes. Foto: thinkstock

6. Mengkudu (Morinda citrifolia)

Mengkudu masih satu keluarga dengan tumbuhan kopi-kopian. Buah mengkudu yang terkenal pahit disebut beberapa penelitian sanggup membantu kondisi penyakit jantung hingga diabetes.

Kandungan polisakarida dalam mengkudu disebut andal dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Ediati Sasmito, Apt, sanggup dimanfaatkan sebagai immunostimulator untuk membantu menormalkan sistem imun. Dalam penelitiannya Prof Edi berusaha melihat manfaat konsumsi tambahan mengkudu untuk pasien kanker.

“Kita tahu obat kanker yang dikonsumsi sanggup menurunkan sistem imun, sehingga dengan diberikan immunostimulator dari mengkudu. Sistem imun pasien sanggup kembali normal,” katanya.

7. Kumis kucing (Orthosiphon aristatus)

Menurut dr Danang Ardiyanto dari Klinik Saintifikasi Jamu milik Balitbangkes Kemenkes RI tumbuhan obat kumis kucing sanggup dimanfaatkan untuk melancarkan buang air kecil. dr Danang sendiri biasa mengkombinasikan kumis kucing dengan tumbuhan obat lain untuk menciptakan ‘ramuan’ yang berkhasiat.

“Secara ilmiah daun kumis kucing melancarkan buang air kecil, seledri melebarkan pembuluh darah, temulawak untuk kesejukan tubuh dan meniran untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Makara dalam satu formula ada macam-macam isinya. Ini filosofi jamu,” kata dr Danang.

Related Articles

Close