Konsultasi Cyberlife

7 Tips Jitu Supaya Kondusif Internetan Di Daerah Umum

Foto: thinkstockFoto: thinkstock

JakartaSaya sering internetan pakai Wi-Fi gratisan di cafe. Sebenarnya kondusif gak sih WiFi yang ada di tempat-tempat umum?  (Andrea)

Jawaban:

Hampir semua daerah publik menyerupai cafe, bandara, hotel, kampus, dan daerah lainnya sekarang sudah dilengkapi akomodasi internet gratis. Wajar saja bila tempat-tempat itu banyak dijadikan daerah favorit untuk internetan.

Karena gratis, banyak orang yang terhubung ke jaringan ini tapi mereka nggak sadar resiko keamanan yang mengancamnya. WiFi hotspot tidak sepenuhnya aman, ada bahaya yang mengintai menyerupai virus komputer sampai pencurian identitas.

Hacker umumnya sering mengintai jaringan WiFi alasannya ialah tidak semua pengguna komputer sadar dengan keamanan data. Apa yang diincar hacker? Jawabnya: banyak! Semua data penting, informasi dan password, pencarian Google, dan informasi keuangan.

Tidak sulit bagi seseorang untuk memata-matai acara Anda dan mencuri informasi langsung Anda melalui jaringan WiFi. Meski WiFi hotspot yang Anda gunakan membutuhkan password atau meminta Anda login, Anda tetap masih berisiko. Berikut tips sederhana biar Anda tetap kondusif memakai WiFi di daerah publik:

1. Periksa nama WiFi hotspot-nya

Untuk memikat korban, hacker terkadang menciptakan WiFi Network palsu. Nama yang dipakai umumnya dibentuk menyerupai dengan daerah yang Anda tongkrongi menyerupai “FREE Public Wi-Fi” atau “FREE Starbucks WiFi”.

Cara ini dianggap efektif alasannya ialah korban akan mengira itu hotspot resmi. Korban kemudian browsing dengan santai tanpa sadar komputernya telah memasuki jaringan yang tidak aman, di mana hacker sanggup memantau acara dan mencuri data Anda.

Agar tak masuk perangkap, sebelum terhubung ke jaringan, periksalah lebih dulu nama WiFi hotspot yang disediakan cafe/hotel atau daerah Anda berada. Anda sanggup mengonfirmasinya ke karyawan setempat.

2. Gunakan HTTPS

Mengenkripsi komunikasi antara komputer dan situs yang dikunjungi merupakan salah satu cara untuk menjaga privasi dan keamanan. Karena itu, dikala mengakses internet di jaringan publik, pastikan situs yang Anda buka URL-nya memakai “https://”. Website yang memakai https akan mengenkripsi acara Anda.

Https mengatakan bahwa enkripsi SSL pada situs tersebut telah aktif. Selain URL https, Anda juga akan melihat ikon gembok pada address kafe di browser, ini mengatakan koneksi SSL aktif. Dengan enkripsi SSL, informasi yang ada kirim dan terima akan kondusif dan tak terbaca orang lain.

3. Pakai VPN

Sayangnya, tidak semua situs memakai enkripsi SSL. Mesin pencari dan penyedia layanan email lainnya mungkin masih ada yang rentan dimata-matai oleh hacker atau orang lain yang tak bertanggung jawab.

Jika ingin memastikan bahwa semua kemudian lintas penjelajahan Anda di internet dienkripsi, tidak peduli situs apa yang Anda kunjungi atau aplikasi mobile apa yang Anda gunakan, Anda sanggup memakai VPN (Virtual Private Network).

Layanan VPN memungkinkan Anda melaksanakan semua acara di Internet melalui jalur yang kondusif sehingga privasi pun terjaga. Ada banyak layanan VPN yang sanggup dicoba, menyerupai Cyber Ghost, Private Internet Access dan TunnelBear.

4. Software Tetap Up-to-date

Pastikan sistem operasi dan browser web yang Anda gunakan selalu di-update dengan yang terbaru. Gunakan juga password yang berpengaruh dan unik untuk setiap akun yang Anda miliki biar akun tak gampang disusupi.

Menggunakan software antivirus yang up-to-date juga sangat disarankan. Software ini nantinya sanggup mengeluarkan peringatan (alert) bila komputer Anda disusupi dikala terhubung ke jaringan yang tidak aman. Sebuah peringatan akan muncul bila ada virus menyusupi PC Anda atau ada acara lain yang mencurigakan.

5. Matikan Sharing

Saat berada di rumah, Anda sanggup menyebarkan file, printer, atau melaksanakan remote login dari komputer lain pada jaringan Anda. Namun ketika berada di jaringan publik, sebaiknya ubah settingan sharing menjadi Off, alasannya ialah bila tidak siapa pun sanggup mengaksesnya, bahkan mereka tidak perlu menjadi seorang hacker.

Cara mengubah settingan sharing di Windows: Buka Control Panel, pilih Network and Sharing Center, kemudian pilih Change Advanced Sharing Settings. Klik tombol “turn off file and printer sharing” dan “turn off network discovery”.

Di OS X: Buka System Preferences > Sharing dan pastikan semua kotak di-uncheck. Hal ini akan mencegah orang lain melihat komputer Anda melalui jaringan.

6. Aktifkan Firewall

Kebanyakan sistem operasi dikala ini sudah dilengkapi dengan fitur Firewall. Langkah sederhana biar komputer tidak dimonitor ialah dengan mengaktifkan fitur ini.

Untuk mengaktifkannya, buka Control Panel di Windows, kemudian pilih System and Security > Windows Firewall.

Untuk Mac, buka System Preferences > Security & Privacy > Firewall, pastikan firewall Anda dalam posisi On.

7. Matikan WiFi dikala tidak digunakan

Matikan WiFi Anda bila sedang tidak memakai internet. Kesannya mungkin sepele. Namun semakin usang Anda terhubung ke jaringan internet publik, orang-orang iseng yang tak bertanggung jawab semakin punya waktu yang usang pula untuk menyelinap ke komputer Anda.

Selamat mencoba…

Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar gadget, fotografi, internet security dan cyberlife.
Close