Uncategorized

Dokter Anggun Grace Hananta, Bantu Pasien Sehat Jiwa Dan Raga

Menurut dr Grace kesehatan tidak sanggup didapat hanya dari obat untuk raga saja. (Foto: Instagram/@dr.gracehan) Menurut dr Grace kesehatan tidak sanggup didapat hanya dari obat untuk raga saja. (Foto: Instagram/@dr.gracehan)

Jakarta – Dokter manis Grace Hananta, C.Ht, menentukan jalur pengobatan yang sedikit berbeda dengan yang lain. Kepada detikHealth, ia mengisahkan bagaimana proses ia terjun menjadi seorang dokter holistik untuk corporate wellness.

Sesuai dengan kata holistik, ia menyadari bahwa kesehatan itu harus menyeluruh bukan cuma dari fisik saja. Dengan kata lain, psikologis dan spiritual seseorang juga mempunyai pengaruh besar bagi kesehatan fisik.

“Karena aku berguru hipnoterapi, aku jadi tahu bahwa sub-conscious mind itu sangat besar lengan berkuasa pada kehidupan kita, 95 persen. Kaprikornus jikalau kita punya sobat yang sakit mag melulu, sakit migrain melulu, ternyata itu sanggup jadi penyakit psikosomatis,” ungkapnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.


Gangguan psikosomatis yaitu penyakit fisik yang diduga disebabkan atau diperparah oleh faktor kejiwaan contohnya stres, marah, cemas, atau kesedihan. Contoh yaitu perasaan mules yang muncul lantaran panik ketika menjelang ujian.

“Saya berguru ketika di kedokteran, tapi ternyata sebagai dokter, selalu kadang kala ‘nanti ke psikiater aja deh’, nanti di dokternya dikasih parasetamol atau obat sakit mag tapi tidak pernah dicari apa sih akar masalahnya,” lanjut perempuan kelahiran 13 Maret 1988 ini.

Dari sana ia tersadar bahwa pengobatan tidak selalu harus menggunakan obat-obatan kimia. Dengan dicari akar duduk kasus contohnya dari contoh makan yang tepat, kegiatan yang tepat, dan juga contoh hidup yang tepat, seseorang sanggup mendapat kesembuhannya sendiri.

Demi membantu menuntaskan duduk kasus pasiennya, Grace tak segan untuk tiba ke rumah sang pasien dan mendengarkan cerita. Dari sana ia mulai mengenal kliennya hingga karenanya menemukan akar duduk kasus untuk diperbaiki bersama-sama.

“Psikosomatis itu juga karenanya beliau tahu ‘oh aku terlalu pencemas’, karenanya aku menjabarkan kenapa beliau cemas, aku melaksanakan pendekatan melalui spiritual bahwa hidup ini memang ada hal yang tidak sanggup kita kontrol, sehingga beliau ada acceptance dan acceptance ini sub-conscious mind beliau kan yang tadinya panik menjadi menjadi lebih rileks, pada ketika beliau rileks automatically asam lambungnya tidak terpicu untuk keluar banyak, selesailah masalahnya,” ungkapnya.


Dokter Cantik Grace Hananta, Bantu Pasien Sehat Jiwa dan Raga

Related Articles

Close