Uncategorized

Hati-Hati Diare Mengintai Usai Sahur, Kenali Penyebabnya

Foto: thinkstock Foto: thinkstock

Jakarta – Bulan suci Ramadhan telah memasuki ahad kedua, namun masih ada beberapa penyakit yang mengintai akhir berubahnya rujukan tidur dan rujukan makan. Diare menjadi salah satu penyakit yang rawan terjadi. Umumnya diare muncul di pagi hari akhir konsumsi masakan yang tidak tepat, misal asupan yang terlalu asam dan pedas.

Ahli pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengingatkan masyarakat memperhatikan kebersihan dan kesehatan masakan yang akan dikonsumsi.


“Setiap orang tentu ingin menuntaskan puasa dengan baik dan tetap sehat. Tapi secara umum sebagian dari masyarakat muslim sudah ada yang batal puasa. Pengamatan saya sebagai dokter, sebagian besar pasien yang tiba ke saya lantaran problem pencernaan,” katanya dalam pesan pendek yang diterima detikcom.

Sayangi pencernaanmu, yuk! Kenali beberapa penyebab diare, ibarat dikutip dari WebMD berikut ini:

1. Virus
Virus yang menyebabkan diare yakni virus Norwalk, cytomegalovirus dan virus hepatitis. Rotavirus merupakan penyebab umum dari terjadinya diare pada anak-anak. Virus dapat tertular dari orang yang terinfeksi, baik melalui kontak darah atau cairan tubuh.

2. Bakteri dan benalu
Pentingnya menjaga kebersihan masakan dan minuman dikala berbuka dan juga sahur supaya tidak tercemar oleh basil dan benalu yang membahayakan tubuh. Bakteri yang dapat menyebabkan diare ibarat campylobacter, salmonella, shigella dan E.coli, sedangkan benalu jenis Giardia lamblia dan cryptosporidium.


3. Obat-obatan
Jika kau termasuk orang yang masih harus mengonsumsi obat di Ramadan ini, beberapa obat ibarat antibiotik dapat menyebabkan diare. Antibiotik mengganggu keseimbangan basil di usus. Selain antibiotik, obat kanker dan antacid dengan magnesium juga dapat menyebabkan diare.

4. Intoleransi laktosa
Laktosa merupakan gula yang ada dalam susu dan produk susu lainnya. Orang yang mempunyai kondisi sulit mencerna laktosa atau disebut intoleransi laktosa akan mengalami diare sehabis mengonsumsi produk susu.

5. Pemanis buatan dan tambahan
Fruktosa, gula alami dalam buah dan madu yang dijadikan perhiasan tambahan dalam beberapa minuman dapat menyebabkan diare pada orang-orang yang sulit mencernanya. Pemanis buatan ibarat sorbitol dan mannitol yang ada di dalam permen karet dan produk bebas gula lainnya juga dapat memicu diare.

6. Operasi dan penyakit
Beberapa orang dapat mengalami diare sehabis menjalani operasi perut atau pengangkatan kantung empedu. Kemudian diare kronis juga dapat disebabkan oleh penyakit pencernaan ibarat penyakit Crohn’s, ulcerative colitis, penyakit celiac, microscopic colitis dan sindrom iritasi usus.

Related Articles

Close