Uncategorized

Pasangan Asal Mongolia Tewas Sehabis Konsumsi Daging Marmut Mentah

Ilustrasi sakit lantaran makan daging mentah. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi sakit lantaran makan daging mentah. Foto: ilustrasi/thinkstock

Jakarta – Pasangan asal Mongolia yang mengonsumsi daging marmut mentah yang dipercaya sebagai obat tradisional meninggal akhir wabah dari binatang tersebut.

Dikutip dari LiveScience, keduanya meyakini dampak daging mentah yang sangat baik untuk kesehatan. Sayangnya, mereka mengalami tanda-tanda serius menyerupai demam dan muntah darah.

“Pasangan itu didiagnosis mendapat suatu wabah penyakit kuno yang dinamakan Plague, yang disebabkan oleh basil Yersinia. Penyakit ini diketahui menyerang tikus, termasuk marmut,” demikian dikutip situs tersebut.


Kematian tersebut mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan karantina di kawasan tempat pasangan itu tinggal, sebuah kota di provinsi Bayan-Olgii yang berbatasan dengan China dan Rusia.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Plague atau wabah kuno populer membunuh jutaan orang di Eropa pada tahun 1300 silam. Infeksi masih terjadi hari ini meski relatif jarang.

Manusia sanggup tertular wabah tersebut melalui gigitan atau kutu atau menyerupai kasus ini, melalui kontak dengan jaringan atau cairan badan binatang yang terinfeksi.

Related Articles

Close