Domestic Destinations

Pasar Benhil, Kawasan Ngabuburit Jakarta Yang Tak Lekang Waktu

Suasana di Pasar Benhil jelang berbuka (Randy/detikcom)

Jakarta – Tiap bulan Ramadhan, Pasar Benhil menjadi salah satu pilihan warga ibu kota untuk mencari takjil. Tradisi ini pun sudah belasan tahun.

Di kalangan traveler ibu kota Jakarta, nama Pasar Benhil tentu sudah bukan barang asing. Khususnya di bulan Ramadhan, pasar yang berada di Jakarta Pusat ini menjadi incaran para traveler alasannya ialah punya banyak jajanan nikmat untuk berbuka.

Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, Pasar Benhil memang rutin menyajikan Bazaar Takjil Ramadhan. Para pedagangnya pun sudah rutin menjajakan masakan di bazaar tersebut. Malah, tak sedikit yang sudah berjualan semenjak awal bazaar atau dari belasan tahun silam.

“Dari pertama, sudah 15 tahun,” ujar pedagang nasi bakar, Tri Nurul dan ibu Eka pada detikcom di lokasi, Rabu sore (16/5)

Nasi bakar (Randy/detikcom)Nasi bakar (Randy/detikcom)

Dari tahun ke tahun, dagangan nasi bakar mereka kerap menanti para traveler. Tak hanya nasi bakar, mereka juga menjual aneka sate lilit yang dijual seharga Rp 10 ribu. Mereka pun sudah buka dari pukul 12.00 WIB hingga maghrib

Selain pedagang nasi bakar, ada juga pedagang ikan dan ayam bakar khas Minang yang dijajakan oleh Irma Astuti. Seperti pedagang nasi bakar, barang dagangannya juga kerap menghiasi Bazaar Takjil Ramadhan Benhil dari tahun ke tahun. Katanya, tahun ini pembeli juga cukup ramai.

“Sejauh ini tahun ini (ramai), tapi sama saja sih,” ujar Irma yang telah berdagang 10 tahun di sana.

Ikan bakar khas Minang (Randy/detikcom)Ikan bakar khas Minang (Randy/detikcom)

Irma pun bercerita, kalau ia biasa berjualan dari pukul 11.00 siang hingga maghrib setiap hari. Barang dagangannya pun bervariasi dari Rp 15 ribu untuk ikan bawal bakar hingga ikan bakar gurame seharga Rp 50 ribu. Ada juga ayam bakar utuh dengan harga Rp 55 ribu.

Kalau mau yang lebih ringan, ada juga penjual pecel. Dijelaskan oleh Budi selaku penjual, jajanannya dihargai Rp 25 ribu per porsi. Kalau mau tambah tempe mendoan, harganya ialah Rp 20 ribu isi enam.

“Lumayan rame Sabtu Minggu. Hari kerja gini-gini saja. Buka jam 13.00-an hingga maghrib,” ujar Budi.

Selain tiga jajanan di atas, masih ada banyak masakan yang dapat ditemui di Pasar Benhil. Namun, salah satu yang cukup dicari ialah bubur kampiun khas Sumatera Barat. Datang saja eksklusif ke Pasar Benhil untuk melihat dan membeli jajanan di sana. Sekalian ngabuburit.

Related Articles

Close