Uncategorized

Pria Berbadan Gemuk Berisiko Besar Sulit Mempunyai Anak

Ilustrasi gemuk. (Foto: Istock) Ilustrasi gemuk. (Foto: Istock)

Jakarta – Saat pasangan suami-istri (pasutri) mempunyai kesulitan untuk punya anak, kebanyakan orang justru menganggap bahwa itu yaitu tanggung jawab si perempuan dan tubuhnya tidak bekerja dengan benar. Namun ternyata, laki-laki juga punya bantuan akan hal tersebut.

“Orang-orang banyak berasumsi jikalau pasutri sulit mempunyai anak berarti salah si istri. Namun suami juga punya andil dalam persoalan ini. Sekitar 40-50 persen justru laki-laki yang jadi penyebab utama dari ketidaksuburan,” kata Dr Natan Bar-Chama, eksekutif dari Center of Male Reproductive Health di RMA of New York dan seorang urologis tersertifikasi dan seorang andal infertilitas pria.

Apa saja hal-hal yang bisa mempengaruhi kesuburan pria? Dikutip dari jumlah dan kecacatan sperma serta kadar testosteron yang rendah yaitu beberapa di antaranya. Kemudian, laki-laki obesitas mempunyai risiko terbesar mengalami ketidaksuburan dan kesulitan mempunyai anak.

Peningkatan lemak di area skrotum bisa meningkatkan suhu testis. Peningkatan suhu mempunyai dampak negatif pada sperma dan kemampuannya. Obesitas juga bisa menjadikan beberapa perubahan pada hormon seks dan protein yang mengikatnya sanggup merusak produksi sperma.

Hal-hal tersebut bisa diatasi dengan mengubah gaya hidup, namun diperlukan perilaku proaktif dari para laki-laki soal kiprahnya jikalau ingin mempunyai anak. Menurut Dr Bar-Chama, ini disebabkan laki-laki tidak seserius perempuan soal urusan kesehatan.

Faktor-faktor gaya hidup yang mempengaruhi kesuburan laki-laki antara lain teladan makan, berat badan, rutinitas olahraga, stres, merokok dan obat-obatan. Tak hanya ketidaksuburan, ada satu hal yang lebih mengkhawatirkan yakni gangguan pada sperma bisa tertular ke anak dan berdampak pada tumbuh-kembang serta kesehatan jangka panjang mereka.

“Pria harus memahami bahwa gaya hidup mereka tak hanya berdampak pada kemampuan mereka untuk mempunyai anak, tapi yang sama pentingnya yaitu sanggup berdampak pada kehidupan anak mereka, hal ini jelas-jelas mempunyai dampak seumur hidup dan harus dipertimbangkan secara serius sebelum berencana mempunyai anak,” tambahnya.

Oleh lantaran itu, langkah pertama yang bisa dilakukan yaitu menurunkan berat tubuh apabila termasuk kategori obesitas. Diet Mediterania bisa kau coba sebagai salah satu metode menurunkan berat tubuh yang sehat. Lalu hal-hal berikut ini juga bisa dilakukan:

1. Konsumsi lebih banyak antioksidan, vitamin C, vitamin E, beta karoten, zinc, selenium, asam folat, likopen dan coenzyme Q-10. Nutrisi-nutrisi tersebut juga banyak ditemukan dalam cairan semen untuk membantu mencegah kerusakan pada sel-sel sperma.

2. Mengonsumsi lebih banyak kacang juga baik lantaran penuh dengan protein nabati, omega-3 dan juga antioksidan.

3. Hindari makanan dan daging olahan, serta batasi konsumsi kafein dan alkohol.

4. Berhenti merokok dan mengonsumsi obat-obatan terlarang

5. Gunakan celana dalam atau celana yang ketat biar tidak menaikkan suhu di area skrotum

6. Hindari menaruh ponsel di saku celana bersahabat dengan penis, lantaran banyak studi menyebutkan paparan ponsel bisa berdampak pada kualitas sperma

7. Jangan terlalu usang berendam di air panas atau sauna

Related Articles

Close