Uncategorized

Tak Boleh Terlalu Lama, Ini Waktu Ideal Merendam Kurma Untuk Bikin Air Nabeez

Ilustrasi air nabeez. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi air nabeez. Foto: ilustrasi/thinkstock

JakartaPuasa Ramadhan identik dengan tradisi makan kurma dikala sahur dan berbuka, termasuk untuk infused water yang biasa disebut air nabeez. Sesuai dengan hukum puasa, air nabeez tentunya hanya dapat dikonsumsi dikala sahur atau berbuka.

Menurut ustaz dr Zaidul Akbar, air nabeez sebenarnya sudah ada semenjak zaman Nabi Muhammad SAW dan menjadi minuman favorit. Merendam kurma, sayur, atau jenis buah lain dalam air memecah molekul nutrisi sehingga lebih gampang diserap tubuh.

“Dari yang saya pelajari, merendam kurma dalam air maksimal 12 jam. Kalau sudah 12 jam jangan diisi ulang (refill) sebab sudah hingga titik jenuhnya. Jika sudah 12 jam dapat diganti dengan kurma, buah, atau sayur lain,” kata dr Zaidul pada detikHealth.


Menurut dr Zaidul, rendaman yang terlalu usang berisiko menurunkan khasiat yang terkandung dalam kurma. Air rendaman kurma yang telah berumur 12 jam harus segera diminum tanpa perlu kembali menunda.

Untuk pembuatan air nabeez, dr Zaidul tidak merujuk pada jenis kurma atau adonan tertentu. Berbagai jenis kurma dapat dipakai sesuai kebutuhan dalam pembuatan air nabeez. Kurma dapat dipakai sebagai materi tunggal atau dicampur buah atau sayur lain sesuai selera dan kecukupan nutrisi setiap hari.

Kurma sudah dikenal sebagai asupan dengan nutrisi lengkap untuk memenuhi kebutuhan harian. dr Zaidul menyarankan kebiasaan minum air nabeez dilakukan setiap hari, bukan hanya dikala melakukan puasa Ramadhan.

Related Articles

Close