Uncategorized

Yakin Nggak Mau Sahur? Ini Dampaknya Jikalau Badan Kekurangan Energi

Ilustrasi menolak makan untuk sahur. Foto: istock Ilustrasi menolak makan untuk sahur. Foto: istock

JakartaSahur ialah waktu terbaik untuk mengisi tubuh dengan asupan pembentuk energi sebelum akan dipakai saat berpuasa di siang hari. Tetapi banyak juga nih yang malas untuk sahur apalagi bila merasa masih kenyang alasannya ialah sudah terlalu makan banyak pada malam hari.

Waktu sahur yang dianjurkan memang mendekati imsak dan tidak jauh-jauh dari waktu subuh. Memang sih, agak nanggung juga waktunya jadi sebagian besar menentukan sahur di gabung dengan makan malam. Hmm.. bila kebiasaannya ibarat itu apa ya kira-kira dampaknya?

“Yang dikhawatirkan nanti bila contohnya tidak makan sahur itu makannya tidak sesuai kebutuhan. Nah bila misal tidak sesuai kebutuhan dalam jangka waktu yang lama, maka bukan hanya terjadi pemecahan lemak tetapi protein juga ikut pecah,” kata Dietsien Instalasi Gizi RS Cipto Mangunkusumo, Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD, kepada detikHealth, Jumat (10/5/2019).

Selain itu, tubuh akan kekurangan lebih banyak cairan dari biasanya yang dapat mengarah ke dehidrasi. Fokus menurun, bahkan dapat juga mengalami pusing di jam-jam kritis khususnya 12 siang.

“Kalau berlangsung terus menerus, berat badannya akan turun drastis. Bisa juga imunitas menjadi turun alasannya ialah daya tahan tubuh melemah,” pungkasnya.

Related Articles

Close